Gambaran Umum Pelat Baja Bejana Tekan
Pelat baja bejana tekan mencakup baja karbon dan baja paduan, yang dirancang untuk digunakan dalam pembuatan bejana tekan, boiler, penukar panas, dan bejana serta tangki lain yang menyimpan cairan atau gas pada tekanan tinggi. Ini mencakup aplikasi seperti di bawah ini atau yang serupa:
Tangki Penyimpanan Minyak Mentah
Tangki Penyimpanan Gas Alam
Tangki Penyimpanan Bahan Kimia dan Cairan
Tangki Air Pemadam Kebakaran
Tangki Penyimpanan Diesel
Tabung Gas untuk Pengelasan
Tabung Gas untuk Memasak dalam Kehidupan Sehari-hari
Tabung Oksigen untuk Menyelam
tiga kelompok
Material pelat baja yang digunakan untuk bejana tekan dapat dibagi menjadi tiga kelompok.
● Jenis-jenis Bejana Tekan Baja Karbon
Pelat baja karbon untuk bejana tekan adalah pelat bejana untuk penggunaan umum yang mencakup beberapa standar dan tingkatan.
Pelat Baja ASTM A516 Gr 70/65/60
Digunakan pada Suhu Sedang & Rendah
Pelat Baja ASTM A537 CL1, CL2
Diproses dengan perlakuan panas sehingga memiliki kekuatan lebih tinggi daripada A516
ASTM A515 Gr 65, 70
Untuk Suhu Menengah & Tinggi
ASTM A283 Kelas C
Pelat Baja Kekuatan Rendah & Menengah
ASTM A285 Kelas C
Untuk Bejana Tekan Las Fusi dalam Kondisi Hasil Penggulungan
Pressure Vessel Steel menyediakan pelat baja karbon berkualitas premium untuk fabrikasi boiler dan bejana tekan yang sangat sesuai dengan standar tinggi yang ditetapkan oleh peralatan minyak, gas, dan petrokimia. Octal menyediakan berbagai macam dimensi ASTM A516 GR70, A283 Grade C, ASTM A537 CL1/CL2.
● Kelas Bejana Tekan Paduan Rendah
Penambahan unsur paduan seperti kromium, molibdenum, atau nikel akan meningkatkan ketahanan panas dan korosi baja. Pelat ini juga dikenal sebagai Pelat Baja Krom Molibdenum.
Pelat Baja ASTM A387 Kelas 11, 22
Pelat Baja Paduan Kromium-Molibdenum
Material ini termasuk dalam kelas baja karbon murni yang digunakan untuk bejana tekan dan pelat baja tahan karat. Standar yang umum digunakan adalah ASTM A387, 16Mo3. Baja ini memiliki ketahanan korosi dan suhu yang lebih baik daripada baja karbon standar, tetapi tanpa biaya baja tahan karat (karena kandungan nikel dan kromiumnya yang lebih rendah).
● Jenis-jenis Bejana Baja Tahan Karat
Dengan menambahkan persentase tertentu kromium, nikel, dan molibdenum, akan meningkatkan ketahanan pelat baja tahan karat, untuk digunakan dalam aplikasi kritis yang membutuhkan ketahanan tinggi terhadap lingkungan. Seperti yang digunakan dalam industri makanan atau kimia.
Pembuatan bejana tekan diatur secara ketat karena risiko yang terlibat, dan sebagai konsekuensinya, material yang dapat digunakan dalam bejana juga ditentukan secara ketat. Spesifikasi yang paling umum untuk baja bejana tekan adalah standar EN10028 – yang berasal dari Eropa – dan standar ASME/ASTM yang berasal dari AS.
JINDALAI juga dapat memasok pelat baja bejana tekan spesifikasi tinggi yang digunakan dalam industri minyak dan gas, dan khususnya pelat baja yang tahan terhadap retak akibat hidrogen (Hydrogen Induced Cracking/HIC).
Gambar detail
-
Pelat Baja Kelas Kelautan CCS Kelas A
-
Pelat Baja Kelas Kelautan
-
Pelat Baja Bejana Tekan SA516 GR 70
-
Pelat Baja Kapal Kelas 60 A 516
-
Pelat Baja Tahan Abrasi (AR)
-
Pelat Baja SA387
-
Pelat Baja Tahan Cuaca Corten ASTM A606-4
-
Pelat Baja Berkotak-kotak
-
Pelat Baja Struktural S355
-
Pelat Baja Bertekstur Galvanis Canai Panas
-
Pelat Baja Tahan Abrasi
-
Pelat Baja Pipa
-
Pelat Baja Karbon S235JR/Pelat MS
-
Pelat Corten S355J2W Pelat Baja Tahan Cuaca

















