Spesifikasi Pelat Baja Atap Berprofil
| Standar | JIS, AiSi, ASTM, GB, DIN, EN. |
| Ketebalan | 0,1 mm – 5,0 mm. |
| Lebar | 600mm – 1250mm, Disesuaikan. |
| Panjang | 6000mm-12000mm, Disesuaikan. |
| Toleransi | ±1%. |
| Galvanis | 10g – 275g / m2 |
| Teknik | Digulung Dingin. |
| Menyelesaikan | Berlapis krom, dilapisi kulit, diminyaki, sedikit diminyaki, kering, dll. |
| Warna | Putih, Merah, Biru, Metalik, dll. |
| Tepian | Pabrik, Belah. |
| Aplikasi | Perumahan, Komersial, Industri, dll. |
| Sedang mengemas | PVC + Kertas Tahan Air + Kemasan Kayu. |
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Membeli Atap
Jika Anda mempertimbangkan untuk mengganti atap Anda dengan baja galvanis, Anda mungkin bertanya-tanya apakah Anda harus memilih seng atau aluminium. Kedua logam tersebut merupakan pilihan yang bagus, tetapi salah satunya memiliki keunggulan dibandingkan yang lain: baja adalah logam ramah lingkungan, sedangkan aluminium lebih mahal. Dalam artikel ini, kita akan membahas masa pakai dan biaya seng dan baja. Artikel ini juga akan membahas manfaat baja dibandingkan aluminium.
● Bahan
Saat membeli atap baja galvanis, pertimbangkan seng karena manfaat lingkungannya. Seng tidak hanya sepenuhnya dapat didaur ulang tetapi juga dapat bertahan selama beberapa dekade. Atap yang terbuat dari seng akan memantulkan radiasi matahari, yang mencegah perpindahan panas dari atap ke loteng Anda. Dibandingkan dengan sirap baja atau aspal, seng memantulkan panas menjauh dari atap Anda. Karena merupakan logam non-ferrous tanpa besi, seng membutuhkan lebih sedikit energi selama proses pembuatannya.
● Biaya
Memang benar bahwa baja umumnya lebih murah daripada aluminium, tetapi itu tidak berarti Anda harus mengabaikan atap aluminium. Material atap yang terbuat dari aluminium juga lebih murah daripada baja karena tidak memerlukan lapisan logam. Meskipun demikian, banyak pemilik rumah masih memilih aluminium sebagai material atap pilihan mereka, meskipun harganya hingga 20% lebih mahal. Pertama, aluminium kurang rentan terhadap korosi, lebih ringan, dan lebih kuat daripada baja. Selain itu, aluminium menyimpan lebih sedikit panas daripada kebanyakan logam, yang berarti akan mudah menjadi dingin saat terkena sinar matahari langsung.
● Masa Hidup
Masa pakai atap baja galvanis dapat berkisar antara dua puluh hingga lima puluh tahun. Atap baja galvanis dilapisi seng, sehingga tahan korosi, berwarna perak, dan mudah dipasang. Anda dapat menemukan berbagai macam lembaran atap baja galvanis dari JINDALAI STEEL, yang cocok untuk berbagai keperluan. Masa pakai atap baja galvanis bergantung pada beberapa faktor.
● Ketebalan
Apa perbedaan antara baja galvanis dan atap baja tradisional? Sederhananya, baja galvanis memiliki lapisan seng tebal yang melindunginya dari karat. Ketebalannya bervariasi dari 0,12 mm hingga 5,0 mm. Secara umum, semakin tebal lapisannya, semakin baik perlindungannya. Sistem atap galvanis standar memiliki ketebalan 2,0 mm, tetapi lapisan yang lebih tipis juga tersedia. Ketebalan baja diukur dengan satuan ukuran (gauge), yang akan menentukan ketebalan atap baja galvanis.
Gambar Detail











