Produsen Baja

Pengalaman Manufaktur Selama 15 Tahun
Baja

Kawat Baja Galvanis/Kawat Baja GI

Deskripsi Singkat:

Nama: Kawat Baja Galvanis

Kelas: Q195, Q235, SAE1006, SAE1008, dll.

Permukaan: Galvanis celup panas, Elektro-galvanis

Diameter: 0,15-20 mm

Kekuatan tarik: 30-50kg/mm2 juga sesuai permintaan pelanggan

Standar: GB/T6893-2000, GB/T4437-2000, ASTM B210, ASTM B241, ASTM B234, JIS H4080-2006, dll.

Aplikasi: banyak digunakan di berbagai bidang seperti konstruksi, kerajinan tangan, pembuatan jaring kawat, pagar pembatas jalan raya, pengemasan produk, dan penggunaan sipil sehari-hari.


Detail Produk

Label Produk

Spesifikasi Kawat Baja GI

Nominal

Diameter

mm

Dia. Toleransi

mm

Massa Minimum

Lapisan Seng

gr/m²

Perpanjangan pada

pengukur 250mm

% min

Tarik

Kekuatan

N/mm²

Perlawanan

Ω/km

maksimal

0,80 ± 0,035 145 10 340-500 226
0,90 ± 0,035 155 10 340-500 216,92
1,25 ± 0,040 180 10 340-500 112.45
1.60 ± 0,045 205 10 340-500 68,64
2.00 ± 0,050 215 10 340-500 43,93
2,50 ± 0,060 245 10 340-500 28.11
3.15 ± 0,070 255 10 340-500 17,71
4.00 ± 0,070 275 10 340-500 10,98

jindalai-kawat baja-kawat gi -tali baja (13)

Proses Penarikan Kawat Baja Galvanis

lProses galvanisasi sebelum proses penarikan:Untuk meningkatkan kinerja kawat baja galvanis, proses penarikan kawat baja menjadi produk jadi setelah perlakuan panas timbal dan galvanisasi disebut pelapisan sebelum proses penarikan. Alur proses tipikalnya adalah: kawat baja - pendinginan timbal - galvanisasi - penarikan - kawat baja jadi. Proses pelapisan terlebih dahulu kemudian penarikan adalah proses terpendek dalam metode penarikan kawat baja galvanis, yang dapat digunakan untuk galvanisasi panas atau elektrogalvanisasi kemudian penarikan. Sifat mekanik kawat baja galvanis celup panas setelah penarikan lebih baik daripada kawat baja setelah penarikan. Keduanya dapat menghasilkan lapisan seng yang tipis dan seragam, mengurangi konsumsi seng, dan meringankan beban jalur galvanisasi.

lProses penarikan pasca-galvanisasi perantara:Proses galvanisasi menengah setelah penarikan adalah: kawat baja - pendinginan timbal - penarikan primer - galvanisasi - penarikan sekunder - kawat baja jadi. Ciri khas pelapisan menengah setelah penarikan adalah kawat baja yang didinginkan timbal digalvanisasi setelah satu kali penarikan dan kemudian ditarik dua kali hingga menjadi produk jadi. Proses galvanisasi dilakukan di antara kedua penarikan, sehingga disebut pelapisan menengah. Lapisan seng pada kawat baja yang dihasilkan oleh pelapisan menengah dan kemudian penarikan lebih tebal daripada yang dihasilkan oleh pelapisan dan kemudian penarikan. Kompresibilitas total (dari pendinginan timbal hingga produk jadi) kawat baja galvanis celup panas setelah pelapisan dan penarikan lebih tinggi daripada kawat baja setelah pelapisan dan penarikan.

lProses galvanisasi campuran:Untuk menghasilkan kawat baja galvanis berkekuatan sangat tinggi (3000 N/mm2), proses "galvanisasi dan penarikan campuran" harus diadopsi. Alur proses tipikal adalah sebagai berikut: pendinginan timbal - penarikan primer - pra-galvanisasi - penarikan sekunder - galvanisasi akhir - penarikan tersier (penarikan kering) - penarikan tangki air untuk menghasilkan kawat baja jadi. Proses di atas dapat menghasilkan kawat baja galvanis berkekuatan sangat tinggi dengan kadar karbon 0,93-0,97%, diameter 0,26 mm, dan kekuatan 3921 N/mm2. Lapisan seng berperan dalam melindungi dan melumasi permukaan kawat baja selama penarikan, dan kawat tidak putus selama penarikan..

jindalai-kawat baja-kawat gi -tali baja (17)


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya: