Gambaran Umum Lembaran Berlubang Dekoratif
Lembaran logam berlubang dari baja tahan karat adalah material pilihan untuk aplikasi yang tahan lama, karena memiliki ketahanan korosi yang luar biasa, membutuhkan sedikit perawatan, dan memiliki masa pakai yang permanen.
Baja tahan karat adalah paduan yang mengandung kromium, yang mencegah pembentukan oksida besi. Kromium menghasilkan lapisan oksida pada permukaan logam, yang tidak hanya mencegah korosi akibat atmosfer tetapi juga memberikan permukaan yang halus dan mengkilap.
Dikombinasikan dengan sifat-sifat seperti mudah dilas, mudah dibentuk, kekuatan tinggi, dan kekerasan tinggi, baja tahan karat berlubang dapat memberikan produk praktis untuk aplikasi restoran dan pengolahan makanan, filter anti korosi, dan aplikasi konstruksi yang tahan lama.
Spesifikasi Lembaran Berlubang Dekoratif
| Standar: | JIS, AISI, ASTM, GB, DIN, EN. |
| Ketebalan: | 0.1mm –2000 mm. |
| Lebar: | 1000mm, 1219mm, 1250mm, 1500mm, Sesuai Pesanan. |
| Panjang: | 2000mm, 2438mm, 2500mm, 3000mm, 3048mm, Sesuai Pesanan. |
| Toleransi: | ±1%. |
| Nilai SS: | 201, 202, 301,304, 316, 430, 410, 301, 302, 303, 321, 347, 416, 420, 430, 440, dst. |
| Teknik: | Digulung Dingin, Digulung Panas |
| Menyelesaikan: | Anodisasi, Disikat, Satin, Dilapisi Bubuk, Diberi Pasir, dll. |
| Warna: | Perak, Emas, Emas Mawar, Sampanye, Tembaga, Hitam, Biru. |
| Tepian: | Pabrik, Belah. |
| Sedang mengemas: | PVC + Kertas Tahan Air + Kemasan Kayu. |
Tiga Jenis Lembaran Baja Tahan Karat Berlubang
Berdasarkan struktur kristal baja tahan karat berlubang, dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis: Austenitik, Ferritik, dan Martensitik.
Baja austenitik, yang mengandung kadar kromium dan nikel yang tinggi, adalah baja yang paling tahan korosi dan memberikan sifat mekanik yang tak tertandingi, sehingga menjadi jenis paduan yang paling umum, mencakup hingga 70% dari seluruh produksi baja tahan karat. Baja ini tidak bersifat magnetik, tidak dapat diolah panas, tetapi dapat dilas, dibentuk, dan dikeraskan dengan pengerjaan dingin.
Baja tipe 304, yang terdiri dari besi, 18-20% kromium, dan 8-10% nikel, adalah jenis baja austenitik yang paling umum. Baja ini dapat dilas dan dikerjakan dengan mesin untuk berbagai aplikasi, kecuali di lingkungan air asin.
Baja tipe 316 terbuat dari besi, 16-18% kromium, dan 11-14% nikel. Dibandingkan dengan tipe 304, baja ini memiliki ketahanan korosi dan kekuatan luluh yang lebih baik dengan kemampuan pengelasan dan pemesinan yang serupa.
Baja feritik adalah baja kromium murni tanpa nikel. Dalam hal ketahanan korosi, baja feritik lebih baik daripada baja martensitik tetapi lebih rendah daripada baja tahan karat austenitik. Baja ini bersifat magnetik dan tahan oksidasi, serta memiliki kinerja kerja yang sempurna di lingkungan laut. Namun, baja ini tidak dapat dikeraskan atau diperkuat dengan perlakuan panas.
Tipe 430 memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi dari asam nitrat, gas sulfur, asam organik dan asam makanan, dll.
-
Baja Tahan Karat 304 316 Berlubang yang Disesuaikan...
-
Pelat Paduan Nikel 200/201
-
Lembaran Baja Tahan Karat Berlubang
-
Lembaran Baja Tahan Karat Warna Cermin 201 304 dalam S...
-
Lembaran Baja Tahan Karat 201 J1 J3 J5
-
Pelat Etching Lembaran Baja Tahan Karat Berwarna 304
-
Lembaran Baja Tahan Karat Bertekstur 316L 2B
-
Lembaran Baja Tahan Karat Berlubang 430
-
Lembaran Baja Tahan Karat Berwarna PVD 316
-
Lembaran Baja Tahan Karat SUS304 BA Harga Terbaik
-
Lembaran Baja Tahan Karat SUS304 Bertekstur
-
Pemasok Lembaran Baja Tahan Karat SUS316 BA 2B


















